Sabtu, 14 September 2013
Agnes Monica Pamer Punggung Seksi Berotot di Instagram
Selasa, 03 September 2013 23:31 |Agnes Monica
Agnes Monica
Kapanlagi.com - Agnes Monica yang
saat ini tengah sibuk dalam proses rekaman album internasionalnya di
Amerika Serikat, menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan para NIC
melalui akun instagramnya.
Hari ini Agnes mengunggah dua foto yang diambil dari proses pembuatan video klip terbarunya. Dalam video tersebut, Agnes memakai kebaya yang proses kedatangannya ke Amerika Serikat sempat mengalami kendala.
Agnes Monica @instagram
Dalam dua foto yang diunggah Agnes, terlihat ia memamerkan punggungnya yang sedikit kekar dan berotot. Berbagai komentar pun datang dari para follower Agnes di instagram. Kebanyakan mengomentari mengenai otot punggungnya yang mirip punggung laki-laki dalam foto ini.
Agnes Monica @instagram.
Apapun komentar dari para followers, yang jelas meski sudah benar Go Internasional seperti yang ia inginkan, Agnes tidak lupa pada tanah airnya dengan memakai kebaya di single internasionalnya. Semangat Agnes! (kpl/phi)
Kamis, 05 September 2013
Tes Explorasi MRT Jakarta
Published By Hermawan Putra under Blogging Tags: gpr, tes explorasi, mrt project, ground penetrating radar
System Testing GPR
Insinyur lulusan Institut Teknik Bandung ini menerangkan GPR merupakan metode pencitraan bawah tanah dengan menggunakan teknik elektromagnetik yang dirancang untuk mendeteksi obyek yang terkubur. Bahkan GPR bisa mengukur kedalaman objek tersebut.
GPR juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi dan karakteristik permukaan bawah tanah tanpa mengebor ataupun menggali tanah. Pengujian dilakukan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Hanya ada dua titik yang menjadi fokus utama yaitu sekitar jembatan layang Sudirman dan jembatan Kali Krukut.
Ilustrasi GPR Test
Transmiter memiliki ukuran sebesar televisi 14 inchi sedangkan yang lebih besar, receiver, seukuran televisi 21 inchi. Transmiter ini dipasangi roda sehingga bisa digunakan untuk menyisir jalanan.
Pencitraan tersebut juga akan menggambarkan bagaimana karakteristik dari jaringan yang ada di bawah tanah suatu kawasan. “Sehingga saat akan dilakukan pengeboran terowongan MRT tidak salah dan tahu kontur sekitar,”.
Cara kerja alat ini adalah, pengirim memancarkan sinyal ke dalam tanah. Sinyal ini akan selalu dipantulkan ke penerima jika membentur benda. Hanya, sinyal yang dipantulkan akan lemah kalau yang ditabrak masih sesama tanah.
GPR Instrument
GPR juga bisa mengukur kekuatan dari fondasi jembatan dan bangunan yang ada. Sehinggah bisa diambil langkah antisipasi saat akan melakukan pengeboran di bawah jembatan.
Pekerjaan uji ini, tidak dilakukan setiap hari. Pengujian hanya dilakukan pada Sabtu hingga Rabu. Kemudian, data akan diolah untuk diambil kesimpulan sementara.
Contoh Hasil Pencitraan dari GPR
Selasa, 28 Mei 2013
Dengan beredar ya yg kita tahu bahwa Diva indonesia siapa lagi kalo bukan AGNES MONIVA ATAU (AM)
ITU SEDANG MENGGARAP LAGU YA DI AMERIKA SERIKAT DAN YG DAPAT KITA TAHU BAHWA LAGUNYA AGNES MONICA AKAN DI KELUARKAN DI INDONESIA PADA BULAN 6 ATAU JUNI JADI UNTUK NEREKA YG PENASARAN DENAN LAGU-LAGU YA AGNES SILAKAN LIHAT DI BAWAH INI ....
JADI TETAP TUNGU SEBENTAR LAGI DI BULAN JUNI
DREAM BELIVE AND MAKE IT HAPPEN
Kamis, 11 April 2013
Mencintai Firman Tuhan
Ayat bacaan: Mazmur 119:97========================
"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Sebuah ungkapan cinta ditulis lengkap oleh Daud dalam Mazmur 119. Bukan kepada seseorang, tetapi tentang rasa cintanya yang begitu besar kepada firman Tuhan. Tidak hanya dalam Mazmur 119 saja, tetapi jika kita melihat isi dari kitab Mazmur, maka kita akan menemukan ada begitu banyak ayat yang menyatakan kecintaan sang Penulis terhadap firman Tuhan. Tapi hari ini mari kita melihat pasal 119 yang sangat panjang ini. Disana Daud melukiskan dengan indah mengenai rasa cintanya dan apa yang ia peroleh dari taurat Tuhan yang sangat ia cintai itu. Dengan lantang Daud berseru: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97).
Layaknya rasa cinta yang tidak asing lagi bagi kita, Daud pun merasakan hal seperti itu terhadap firman Tuhan. Bagi Daud, merenungkan dan melakukan firman Tuhan bukanlah sebuah paksaan, bukan sebuah kewajiban semata dan bukan pula beban, melainkan sebuah kesukaan yang didasari rasa cinta. Ia terus merindukan firman Tuhan hingga ia menyatakannya dengan "merenungkannya sepanjang hari", dan di awal kitab Mazmur ia mengatakan merenungkannya "siang dan malam". Inilah bentuk kecintaan Daud yang luar biasa besarnya terhadap firman Tuhan. Mengapa ia bisa jatuh cinta sedemikian dalam? Daud menemukan begitu banyak hal yang membuktikan keampuhan firman Tuhan. Mari kita lihat beberapa diantaranya hanya dengan fokus kepada pasal 119 saja.
Senin, 01 April 2013
Setiap hari Minggu pada saat kita pergi beribadah, kita selalu mendengar pendeta yang berkotbah menyampaikan Firman Tuhan. Tidak hanya itu, pada saat kebaktian-kebaktian yang lain seperti di tengah minggu, pertemuan kelompok sel, ibadah doa, pelajaran Alkitab dan lainnya, kita juga selalu mendengarkan Firman Tuhan yang disampaikan oleh pelayan/hamba Tuhan yang bertugas.Ketika kita meluangkan waktu untuk bersaat teduh, kita juga dapat membaca sebagian dari Firman Tuhan melalui Alkitab.
Tanpa dapat dipungkiri, Firman yang kita dengar ada yang dapat kita terima dan percayai, tetapi ada beberapa juga yang menimbulkan pertanyaan dalam hati kita, seperti ‘apakah benar hal itu akan terjadi dalam hidupku?’ atau ‘masa iya kalau aku layak untuk menerima janji itu?’. Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang muncul dalam hati kita sesaat kita mendengar FirmanNya.
*courtesy of PelitaHidup.com
Hal itu terjadi karena begitu banyak masalah yang menghimpit kehidupan kita, sehingga Firman Tuhan tidak dapat bertumbuh dalam hati kita (seperti perumpamaan sang penabur benih).
Pikiran kita terlalu dipengaruhi oleh semua kesibukan, kegiatan, masalah, ketakutan, kekuatiran dan lain sebagainya sehingga Firman yang kita dengar tidak mendapat ‘ruang’ yang cukup untuk dapat mengubah pola pikir kita.
.
1. “Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus“
*courtesy of PelitaHidup.com
Untuk dapat meraih dan mempercayai janji Tuhan setiap kita mendengar FirmanNya, kita perlu yakin bahwa yang kita dengar adalah bukan hanya kata-kata biasa saja. Kita tidak mendengar janji dari manusia, tetapi janji yang kita dengar adalah janji yang diberikan oleh Tuhan semesta alam, Tuhan yang mencipta dunia dan seisinya. Oleh FirmanNya-lah dunia ini dibentuk dan diciptakan. Oleh FirmanNya-lah semuanya dapat jadi. Oleh FirmanNya semua dapat diubahkan dari yang tidak ada menjadi ada. Oleh FirmanNya-lah mujizat terjadi.
Terima ayat Alkitab melalui
Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 32.000 member di Facebook Page
Pelita Hidup. Klik like berikut ini:
Seoul Akan Tanggapi Keras Provokasi Pyongyang
Ketegangan meruncing antara Korea Utara dan Selatan. Pesawat Tempur AS dikerahkan dari Jepang.
“Provokasi dari Korea Utara akan dibalas segera oleh Seoul”. Begitu
ungkap Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye Senin (01/04). Sikap keras
ini ia tunjukkan membalas ancaman perang Korea Utara. Pada pertemuan
pejabat tinggi di Seoul, presiden baru Korsel itu menegaskan bahwa
provokasi terhadap rakyat Korea Selatan akan ditanggapi keras, tanpa
mempertimbangkan dampak politik. Begitu ungkap Presiden Park Geun-hye.
Dua Korea Yang Bersitegang
Peringatan presiden Korea Selatan disampaikan setelah parlemen Korea Utara mengumumkan akan menjamin hak negaranya atas senjata nuklir. Ketegangan meruncing akhir pekan lalu, ketika pemimpin Korut, Kim Jong Un menyatakan bahwa Korea Utara dan Selatan berada dalam kondisi perang dan menyesuaikan protokol hubungan kedua negara itu.
Sehari sebelumnya Kim Jong Un memerintahkan agar rudal nuklir di negaranya diarahkan ke Amerika Serikat. Dikatakannya, “Korea Utara akan meluncurkan perang nuklir apabila diprovokasi oleh Amerika Serikat atau Korea Selatan.”
Seoul awalnya menepis ancaman-ancaman Pyongyang sebagai retorika usang. Disebutkan, perbatasan antara kedua negara tetangga itu masih terbuka, sehingga pekerja Korea Selatan masih bisa melakukan perjalanan ke zona kerjasama, tempat mereka bekerja. Sebelumnya, pabrik-pabrik Korea Utara di zona tersebut pernah mengancam tutup, apabila Korea Selatan tidak berhenti merusak nama baik tetangga di utara itu. Namun, ancaman itu tidak dilaksanakan.
Kedua negara di Semenanjung Korea itu menyepakati gencatan senjata tahun 1953, setelah berperang selama 3 tahun, namun belum pernah menandatangani perjanjian perdamaian. Karenanya, secara teknis kedua negara bertetangga ini selama 60 tahun terakhir masih bermusuhan.
AS kirim pesawat tempur ke Korea Selatan
Dua pesawat tempur Amerika jenis Raptor F-22 telah tiba di pangkalan udara militer Osan di Korea Selatan. Pesawat yang akan disertakan dalam latihan militer “Foal Eagle” diterbangkan dari pangkalan AS di Okinawa, Jepang. Pengerahan kedua pesawat tempur ini diharapkan menunjukkan kekuatan negara itu dan mampu meyakinkan Korea Utara agar tidak memulai perang.
Korea Selatan dan Amerika Serikat setiap tahunnya, mulai 1 Maret hingga 30 April, menjalankan latihan militer bersama Foal Eagle. Latihan militer ini melibatkan 10.000 anggota pasukan Amerika Serikat dan pasukan Korea Selatan yang lebih besar. Pyongyang kerap melihat latihan bersama ini sebagai provokasi. Sementara Seoul dan Washington menyebutnya sebagai latihan pertahanan.
Februari 2013, Pyongyang untuk ketiga kalinya melancarkan tes nuklir dan menuai kritik luas dari dunia internasional, termasuk dari mitranya yang terdekat Cina.
Perhatian internasional semakin tajam terhadap konflik Korea Utara dan Selatan, karena sebuah perang nuklir akan menggoncang keras seluruh kawasan. Paus Fransiskus dalam pesan Paskahnya hari Minggu (31/03), mengimbau solusi diplomatis dan rekonsiliasi untuk krisis hubungan kedua Korea itu.
EK/DK/afp,dpa
Dua Korea Yang Bersitegang
Peringatan presiden Korea Selatan disampaikan setelah parlemen Korea Utara mengumumkan akan menjamin hak negaranya atas senjata nuklir. Ketegangan meruncing akhir pekan lalu, ketika pemimpin Korut, Kim Jong Un menyatakan bahwa Korea Utara dan Selatan berada dalam kondisi perang dan menyesuaikan protokol hubungan kedua negara itu.
Sehari sebelumnya Kim Jong Un memerintahkan agar rudal nuklir di negaranya diarahkan ke Amerika Serikat. Dikatakannya, “Korea Utara akan meluncurkan perang nuklir apabila diprovokasi oleh Amerika Serikat atau Korea Selatan.”
Seoul awalnya menepis ancaman-ancaman Pyongyang sebagai retorika usang. Disebutkan, perbatasan antara kedua negara tetangga itu masih terbuka, sehingga pekerja Korea Selatan masih bisa melakukan perjalanan ke zona kerjasama, tempat mereka bekerja. Sebelumnya, pabrik-pabrik Korea Utara di zona tersebut pernah mengancam tutup, apabila Korea Selatan tidak berhenti merusak nama baik tetangga di utara itu. Namun, ancaman itu tidak dilaksanakan.
Kedua negara di Semenanjung Korea itu menyepakati gencatan senjata tahun 1953, setelah berperang selama 3 tahun, namun belum pernah menandatangani perjanjian perdamaian. Karenanya, secara teknis kedua negara bertetangga ini selama 60 tahun terakhir masih bermusuhan.
AS kirim pesawat tempur ke Korea Selatan
Dua pesawat tempur Amerika jenis Raptor F-22 telah tiba di pangkalan udara militer Osan di Korea Selatan. Pesawat yang akan disertakan dalam latihan militer “Foal Eagle” diterbangkan dari pangkalan AS di Okinawa, Jepang. Pengerahan kedua pesawat tempur ini diharapkan menunjukkan kekuatan negara itu dan mampu meyakinkan Korea Utara agar tidak memulai perang.
Korea Selatan dan Amerika Serikat setiap tahunnya, mulai 1 Maret hingga 30 April, menjalankan latihan militer bersama Foal Eagle. Latihan militer ini melibatkan 10.000 anggota pasukan Amerika Serikat dan pasukan Korea Selatan yang lebih besar. Pyongyang kerap melihat latihan bersama ini sebagai provokasi. Sementara Seoul dan Washington menyebutnya sebagai latihan pertahanan.
Februari 2013, Pyongyang untuk ketiga kalinya melancarkan tes nuklir dan menuai kritik luas dari dunia internasional, termasuk dari mitranya yang terdekat Cina.
Perhatian internasional semakin tajam terhadap konflik Korea Utara dan Selatan, karena sebuah perang nuklir akan menggoncang keras seluruh kawasan. Paus Fransiskus dalam pesan Paskahnya hari Minggu (31/03), mengimbau solusi diplomatis dan rekonsiliasi untuk krisis hubungan kedua Korea itu.
EK/DK/afp,dpa
DW.DE
Korea Utara Batalkan Pakta Non-AgresiKorea Utara membatalkan pakta non-agresi dengan Korea Selatan yang disepakati 1991. Langkah ini merupakan reaksi atas sanksi terbaru yang lebih keras dari Dewan Keamanan PBB.(08.03.2013)
Langganan:
Postingan
(Atom)